SELAYANG PANDANG
MADRASAH ALIYAH NEGERI WONOGIRI
( M A N W O N
O G I R I )
Pembangunan nasional di bidang
pendidikan merupakan bagian dari upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dan
meningkatkan kualitas manusia Indonesia. Hal ini dalam rangka mewujudkan
masyarakat yang damai, demokratis, berkeadilan, berdaya saing, maju dan
sejahtera, yang didukung oleh manusia Indonesia yang sehat, mandiri, beriman,
bertaqwa, berakhlak mulia, cinta tanah air, berkesadaran hukum dan lingkungan,
menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta memiliki etos kerja yang tinggi
dan berdisiplin dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hal ini sejalan
dengan isi yang tertuang dalam Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 20
Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional serta peraturan pemerintah
sebagai pelaksananya. Tak ubahnya Madrasah Aliyah merupakan
bagian integral dari sistem pendidikan nasional dan salah satu bentuk satuan
pendidikan tingkat menengah yang memiliki ciri khas dan karakteristik
tersendiri.
Madrasah Aliyah adalah jenjang pendidikan menengah pada
pendidikan formal di Indonesia, setara dengan Sekolah Menengah Atas, yang
pengelolaannya dilakukan oleh Kementerian Agama. Pendidikan Madrasah Aliyah
ditempuh dalam waktu 3 tahun, mulai dari kelas 10 sampai 12. Kurikulum Madrasah
Aliyah sama dengan kurikulum Sekolah Menengah Atas hanya saja pada MA terdapat
porsi lebih banyak mengenai pendidikan agama Islam. Selain mengajarkan mata pelajaran
sebagaimana Sekolah Menengah Atas , juga ditambahi dengan pelajaran – pelajaran
seperti : Qur’an Hadits, Aqidah Akhlaq, Fiqih, SKI dan Bahasa Arab.
Sebagai sebuah lembaga pendidikan
formal, MAN Wonogiri telah memiliki persyaratan secara yuridis diantaranya wilayah,
gedung, tenaga pengajar, kepala , tata usaha, siswa, sarana prasarana, dan
seperangkat kurikulum. Sebelum tahun 1994, MAN Wonogiri bernama MAN Surakarta
Filial di Wonogiri. Artinya MAN Surakarta yang KBM nya berada di Wonogiri , dengan
menempati di tiga lokasi dalam proses KBM nya. Yaitu untuk lokasi pertama di
Wonokarto sekarang MIN Wonogiri, lokasi kedua di Kajen sekarang menjadi KUA
Wonogiri dan lokasi yang ketiga di Kajen yang dulu gedung MTsN Wonogiri belakang pabrik Air
Mancur. Pada tanggal 19 Oktober 1993 MAN Surakarta Filial di Wonogiri berubah
menjadi MAN Wonogiri yang bertempat di satu lokasi dengan alamat Jalan RM. Said
Wonogiri, Tlogorejo, Singodutan, Selogiri, Wonogiri hingga sekarang.
Pada awal – awal tahun pertama
MAN Wonogiri berdiri, tentunya banyak
yang harus dibenahi baik dalam bidang administrasi dan sarana prasarana menuju sebuah lembaga
pendidikan yang lebih prospektif. Sehingga ke depan MAN Wonogiri menjadi
alternatif pertama dalam pelayanan pendidikan. Hal ini dilakukan tahap demi
tahap mulai dari kepemimpinan Bapak Drs.
H. Djauhari Ma’muri, M. Ag sebagai Kepala MAN Wonogiri yang pertama (periode
1994 – 2002) .
Kualitas MAN Wonogiri dari waktu ke
waktu makin teruji dan diakui oleh sebagian besar elemen masyarakat. Hal ini
sejalan dengan perwujudan Visi yaitu tinggi akhlaq unggul dalam ilmu dan misi
MAN Wonogiri yaitu peningkatan
penghayatan keagamaan dalam kehidupan
sehari – hari, peningkatan kuantitas dan kualitas siswa, meningkatkan
kualitas proses belajar mengajar, meningkatkan kualitas guru dan pegawai yang
profesional, membangun dan mengusahakan gedung
asrama siswa siswi MAN Wonogiri, dan memfungsikan laboratorium Bahasa,
laboratorium IPA, laboratorium komputer dan perpustakaan semaksimal mungkin.
Visi dan misi yang sudah dirancang menjadi arah dan pedoman Bapak Drs. H. Nuri
Hartono dalam memimpin MAN Wonogiri
berikutnya ( periode 2011 – 2017)
. Pada periode ini, berbagai prestasi baik akademis ataupun non akademis
telah berhasil dicapai. Penambahan komputer
dalam jumlah besar sebagai jawaban dalam penyelenggaraan UNBK telah terwujud.
Selain itu, penambahan lokal untuk proses belajara mengajar dan pengembangan
gedung asrama boarding school juga menjadi branding dari program MAN Wonogiri. Perjuangan dalam penjaringan dan perekrutan
siswa melalui PPDB, juga sangat gencar dalam periode ini hingga MAN Wonogiri
makin dipercaya serta eksis di tengah ketatnya persaigan/kompetisi di luar
sana. Prestasi Ujian Nasional dan banyaknya siswa yang bisa menembus dan
diterima di PTN makin menjadikan MAN Wonogiri benar – benar menjadi pilihan
alternatif para orang tua yang akan menyekolahkan putra – putrinya di jenjang
sekolah menengah atas.
Di hadapkan pada fenomena sekarang
ini, terutama dalam perkembangan remaja dengan permasalahan yang kompleks,
serta gencarnya perkembangan teknologi informasi, ketatnya persaingan hidup di
luar sana maka . Madrasah mencari solusi terbaik dari jalur akademik dan non akademik tetap
dibangun dan dikembangkan secara seimbang, seiring, sejalan. Rintisan dan program – program yang
sudah dijalankan oleh para pemimpin sebelumnya, saat ini makin dilengkapi dan
disempurnakan oleh Bapak Drs. Wiyana, M. Pd (periode 2017 – sekarang).
Penguatan pendidikan karakter dan penegakan disiplin di semua lini dan civitas
akademika menjadi titik tekan serta branding. Karena memang keduanya menjadi jawaban
atas fenomena yang ada sekaligus menjadi kunci berkembang tidaknya sebuah
lembaga. Dalam penerapan kedisiplinan, membutuhkan daya juang dan daya dukung
yang tidak kecil. Tahap demi tahap , penyesuaian itu bisa dilakukan karena
semua adalah proses. Lingkungan yang bersih, ruang baca perpustakaan , masjid
dan ruang kelas yang nyaman serta tata kelola kantin serta parkir yang tertib
makin menjadikan MAN Wonogiri secara
fisik mendapatkan pengakuan terbukti mendapatkan juara dalam lomba kebersihan
lingkungan dan kantin antar instansi yang diadakan oleh pemerintah tingkat Kecamatan.
Disamping itu, penguatan karakter terus
dilakukan melalui kagiatan ekstra kurikuler, program tahfidz dan kegiatan –
kagiatan keagamaan yang lain. MAN
Wonogiri juga menjadi juara 1 tingkat
Kabupaten dalam ajang lomba Tartil (ananda Istiqomah kelas XII IPA 3) dan Tilawah
(ananda Qonita Salma Safira kelas XI
Agama) dan pada bulan Oktober nanti akan mewakili Kabupaten Wonogiri untuk
mengikuti lomba di tingkat Propinsi. Selain itu, siswa MAN Wonogiri juga telah
menyabet perak (ananda Kristianto kelas
XI IPA 2) dan perunggu (ananda Adi kelas XII Agama) dalam kejuaraan lomba pencak
silat SMA/MA tingkat Nasional. Pembenahan
di berbagai sudut ruangan pun digalakkan sehingga MAN Wonogiri nampak semakin
asri dan nyaman. Dalam bidang akademik, banyak juga siswa MAN Wonogiri dari
program IPA, IPS ataupun program Agama telah berhasil menembus PTN baik melalui
jalur SNMPTN, SBMPTN ataupun SPANPTKIN.
Seiring bergantinya waktu, MAN
Wonogiri terus berbenah diri dan menyempurnakan kekurangan – kekurangan yang
ada. Bersama para stakeholder (guru,
kepala madrasah, siswa dan tata usaha) terus menjalin koordinasi tak terkecuali
dengan pihak komite. Dari seluruh komponen yang ada saling bersinergi dalam
mengelola dan mengembangkan MAN Wonogiri
. Tujuannya supaya MAN Wonogiri menjadi
sebuah lembaga pendidikan formal tingkat menengah atas yang makin eksis , menjadi alternatif masyarakat, dan menghasilkan
output lulusan yang bisa menembus PTN serta memiliki kecakapan hidup. Di
samping itu , MAN Wonogiri makin bisa mewujudkan visi misinya, baik secara
kuantitas ataupun kualias seiring bertambahnya usia yaitu sudah 26 tahun (19
oktober 1993 – 19 oktober 2019).
Hingga tidak berlebihan bila
MAN Wonogiri di Milad ke 26 mempunyai slogan “ Bersama Seluruh Komponen Madrasah
Mengoptimalkan Pendidikan Karakter dan
Penegakan Disiplin Menuju Madrasah Hebat Bermartabat ……”
BERIKUT
:
“Wajah MAN Wonogiri dalam Bingkai Sinergitas
antara Kedisiplinan & Penguatan Pendidikan Karakter “
Halaman gedung selatan
Halaman gedung utara
Upacara Bendera setiap hari Senin sebagai wahana penegakan kedisiplinan
Penyelenggaraan sholat istisqo’
Penyelenggaraan sholat istisqo’ sebagai edukasi
Tasmi’ Al Qur’an Bil Ghoib 5 & 10 Juz peserta didik PK Tahfidz,
Siap melahirkan generasi Qur’ani
Kegiatan ekstra :
Sebagai sarana mengembangkan kompetensi non akademis sekaligus menumbuhkan dan menguatan karakter peserta didik
Team Bola Volly dan Futsal MAN Wonogiri , siap mewujudkan slogan “Dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat”
Ekstra Pramuka Gudep 01.035/01.036 siap mencetak pandu - pnadu sejati
Sebagian team PMR yang bertugas saat Perpegak, sebgai wujud dari rasa peduli dan jiwa menolong
“Sisi lain” dari MAN Wonogiri ….
Parkir an yang tertib dan rapi
Kantin Madrasah yang siap memberi pelayanan konsumsi pada peserta didik saat jam istirahat
-------------------------------------------------------------

















